Penjas Adaptif


DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.......................................................................................... i
DAFTAR ISI.......................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang .............................................................................................1
B.     Rumusan Makalah ........................................................................................2
C.     Tujuan Makalah ............................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN
A.    Tujuan dan Karakter Pendidikan Jasmani Adaptif ......................................3
B.     Landasan Teori Pendidikan Jasmani Adaptif ..............................................5
C.    Perkembangan Penjas Adaptif .....................................................................6
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan .................................................................................................9
B.     Kritik dan Saran ........................................................................................10
DAFTAR RUJUKAN ..........................................................................................11


 BAB I

PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukan pada ketidakmampuan mental, emosi atau fisik. istilah lain bagi anak berkebutuhan khusus adalah anak luar biasa dan anak cacat. Anak dengan kebutuhan khusus (special needs children) dapat diartikan secara simpel sebagai anak yang lambat (slow) atau mangalami gangguan (retarded) yang tidak akan pernah berhasil di sekolah sebagaimana anak-anak pada umumnya. Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang secara pendidikan memerlukan layanan yang spesifik yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya. Anak berkebutuhan khusus ini memiliki apa yang disebut dengan hambatan belajar dan hambatan perkembangan (barier to learning and development). Oleh sebab itu mereka memerlukan layanan pendidikan yang sesuai dengan hambatan belajar dan hambatan perkembang yang dialami oleh masing-masing anak.
PLB merupakan pendidikan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan ABK. Adapun yang dirancang dalam PLB adalah kelas, program dan layanannya. Sehingga PLB dapat diartikan juga sebagai Spesial kelas, program atau layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan Anak luar biasa.
ABK bisa memiliki masalah dalam sensorisnya, motoriknya, belajarnya, dan tingkahlakunya. Semua ini mengakibatkan terganggunya perkembangan fisik anak. Hal ini karena sebagian besar ABK mengalami hambatan dalam merespon rangsangan yang diberikan lingkungan untuk melakukan gerak, meniru gerak dan bahkan ada yang memang fisiknya terganggu sehingga ia tidak dapat melakukan gerakan yang terarah dengan benar.
Dengan uraian di atas maka jelas bahwa Pendidikan jasmani yang diadaptasi dan dimodifikas sesuai dengan kebutuhan, jenis kelainan dan tingkat kemampuan ABK merupakan salah satu factor yang sangat menentukan dalam keberhasilan Pendidikan bagi ABK. Keberhasilan ini akan terwujud baik pada PLB dalam bentuk kelas khusus, program khusus, maupun dalam bentuk layanan khusus di SD biasa maupun di tiap jenjang sekolah biasa lainnya

B.     Rumusan Masalah
1.      Menjelaskan tujua dan karakter Pendidikan Jasmani Adaptif
2.      Menjelaskan landasan teori Pendidikan Jasmani Adaptif
3.      Bagaimana perkembangan Penjas Adaptif ?

C.     Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk memahami dan mempelajari dari tujuan, karakter, landasan teori dan perkembangan Pendidikan Jasmani Adaptif. Selain itu, tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas kelompok dalam mata kuliah Pendidikan Jasmani Adaptif Program Studi Pendidikan Luar Biasa tahun 2018.






BAB II
KAJIAN TEORI

A.    Tujuan dan Karakter Pendidikan Jasmani Adaptif
1.      Tujuan Pendidikan Jasmani Adaptif Anak Luar Biasa
Pendidikan jasmani khusus diperuntukan bagi mereka yang mempunyai kelainan fisik maupun psikis, tujuan pendidikan jasmani adaptif tidak lain yaitu untuk membantu mereka yang mempunyai kelainan fisik maupun psikis mencapai pertumbuhan dan perkembangan jasmani, mental emosional dan sosial yang sepadan dengan potensi mereka melalui program aktivitas pendidikan jasmani biasa dan khusus yang telah dirancang dengan hati-hati. Secara garis besar tujuan pendidikan jasmani adaptif adalah mewujukan tujuan pendidkan bagi anak berkebutuhan khusus secara baik. Menurut Prof. Arma Abdoellah, M.Sc dalam SKRIPSI Satrio Nugroho Wibawanto, (2013:11), memerinci tujuan pendidikan Jasmani adaptif bagi ALB sebagai berikut:
a.       Untuk menolong siswa mengkoreksi kondisi yang dapat diperbaiki.
b.      Untuk membantu siswa melindungi diri sendiri dari kondisi apapun yang memperburuk keadaannya melalui Penjas tertentu.
c.       Untuk memberikan kesempatan pada siswa mempelajari dan berpartisipasi dalam sejumlah macam olah raga dan aktivitas jasmani, waktu luang yang bersifat rekreasi.
d.      Untuk menolong siswa memahami keterbatasan kemampuan jasmani dan mentalnya.
e.       Untuk membantu siswa melakukan penyesuaian social dan mengembangkan perasaan memiliki harga diri.
f.       Untuk membantu siswa dalam mengembangkan pengetahuan dan appresiasi terhadap mekanika tubuh yang baik.
g.      Untuk menolong siswa memahami dan menghargai macam olah raga yang dapat diminatinya sebagai penonton.
2.      Karakter Pendidikan Jasmani Adaptif
Sifat program pengajaran pendidikan jasmani adaptif memiliki ciri khusus yang menyebabkan nama pendidikan jasmani ditambah dengan kata adaptif. Adapun ciri tersebut adalah:
a.       Program Pengajaran Penjas adaptif disesuaikan dengan jenis dan karakteristik kelainan siswa. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada siswa yang berkelainan berpartisipasi dengan aman, sukses, dan memperoleh kepuasan. Misalnya bagi siswa yang memakai kursi roda satu tim dengan yang normal dalam bermain basket, ia akan dapat berpartisipasi dengan sukses dalam kegiata tersebut bila aturan yang dikenakan kepada siswa yang berkursi roda dimodifikasi. Demikian dengan olahraga lainnya. Oleh karena itu pendidikan jasmani adaptif akan dapat membantu dan menolong siswa memahami keterbatasan kemampuan jasmani dan mentalnya.
b.       Program Pengajaran Penjas adaptif harus dapat membantu dan mengkoreksi kelainan yang disandang oleh siswa. Kelainan pada Anak Luar Biasa bisa terjadi pada kelainan fungsi postur, sikap tubuh dan pada mekanika tubuh. Untuk itu, program pengajaran pendidikan jasmani adaptif harus dapat membantu siswa melindungi diri sendiri dari kondisi yang memperburuk keadaannya.
c.        Program Pengajaran Penjas adaptif harus dapat mengembangkan dan meningkatkan kemampuan jasmani individu ABK. Untuk itu pendidikan jasmani adaptif mengacu pada suatu program kesegaran jasmani yang progresif, selalu berkembang dan atau latihan otot-otot besar. Dengan demikian tingkat perkembangan ABK akan dapat mendekati tingkat kemampuan teman sebayanya. Apabila program pendidikan jasmani adaptif dapat mewujudkan hal tersebut diatas, maka pendidikan jasmani adaptif dapat membantu siswa melakukan penyesuaian sosial dan mengembangkan perasaan siswa memiliki harga diri. Perasaan ini akan dapat membawa siswa berperilaku dan bersikap sebagai subyek bukan sebagai obyek dilingkungannya

B.     Landasan Teori Pendidikan Jasmani Adaptif
Dalam peraturan pemerintahan di indonesia terutama dalam dunia pendidikan banyak sekali dasar-dasar hukum yang menerangkan fungsi dan sasaran pendidikan yang akan dicapai, stiap warga negara wajib memperoleh pendidikan dan pemerintah wajib membiayainya. Begitu juga para penderita kelainan fisik maupun psikis, mereka juga berhak mendapatkan pendidikan yang layak yang akan membantu pertumbuhan serta perkembangannya. Dalam UUD 45 pasal 31 yang berisi :
1.         Setiap warga negara berhakmendapatkan pendidikan.
2.         Setiap waga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.
3.         Pemerintah  mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional.
Ini semua mencerminkan betapa negara memperioritaskan pendidikan bagi setiap warga negaranya.
Dalam UU sistem pendidikan nasional (SPN) no. 20 tahun 2003 babIV pasal 5 ayat 2 menyatakan bahwa warga negara yang memiliki kelianan fisik,emosional, intelektual, dan atau sosial berhaj mendapatkan pendidikan khusus dengan memdapatkan pendidikan khusus mereka dapat tumbuh dan berkembang dan dapat menguasai keterampilan-keterampilan gerak dasar mptorik serta dapat mengopetasikan dan mengendalikan diri mereka.
C.     Perkembangan Penjas Adaptif




DAFTAR RUJUKAN
Satrio Nugroho Wibawanto.2013. SKRIPSI: Proses Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif Anak Tunarungu Di Slb Negeri Se Kabupaten Bantul. Diajukan Kepada Fakultas Ilmu Keolahragaan: Universitas Negeri Yogyakarta.

https://adimasbayu.wordpress.com/2014/04/20/13/



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukan pada ketidakmampuan mental, emosi atau fisik. istilah lain bagi anak berkebutuhan khusus adalah anak luar biasa dan anak cacat. Anak dengan kebutuhan khusus (special needs children) dapat diartikan secara simpel sebagai anak yang lambat (slow) atau mangalami gangguan (retarded) yang tidak akan pernah berhasil di sekolah sebagaimana anak-anak pada umumnya. Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang secara pendidikan memerlukan layanan yang spesifik yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya. Anak berkebutuhan khusus ini memiliki apa yang disebut dengan hambatan belajar dan hambatan perkembangan (barier to learning and development). Oleh sebab itu mereka memerlukan layanan pendidikan yang sesuai dengan hambatan belajar dan hambatan perkembang yang dialami oleh masing-masing anak.
PLB merupakan pendidikan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan ABK. Adapun yang dirancang dalam PLB adalah kelas, program dan layanannya. Sehingga PLB dapat diartikan juga sebagai Spesial kelas, program atau layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan Anak luar biasa.
ABK bisa memiliki masalah dalam sensorisnya, motoriknya, belajarnya, dan tingkahlakunya. Semua ini mengakibatkan terganggunya perkembangan fisik anak. Hal ini karena sebagian besar ABK mengalami hambatan dalam merespon rangsangan yang diberikan lingkungan untuk melakukan gerak, meniru gerak dan bahkan ada yang memang fisiknya terganggu sehingga ia tidak dapat melakukan gerakan yang terarah dengan benar.
Dengan uraian di atas maka jelas bahwa Pendidikan jasmani yang diadaptasi dan dimodifikas sesuai dengan kebutuhan, jenis kelainan dan tingkat kemampuan ABK merupakan salah satu factor yang sangat menentukan dalam keberhasilan Pendidikan bagi ABK. Keberhasilan ini akan terwujud baik pada PLB dalam bentuk kelas khusus, program khusus, maupun dalam bentuk layanan khusus di SD biasa maupun di tiap jenjang sekolah biasa lainnya

B.     Rumusan Masalah
1.      Menjelaskan tujua dan karakter Pendidikan Jasmani Adaptif
2.      Menjelaskan landasan teori Pendidikan Jasmani Adaptif
3.      Bagaimana perkembangan Penjas Adaptif ?

C.     Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk memahami dan mempelajari dari tujuan, karakter, landasan teori dan perkembangan Pendidikan Jasmani Adaptif. Selain itu, tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas kelompok dalam mata kuliah Pendidikan Jasmani Adaptif Program Studi Pendidikan Luar Biasa tahun 2018.






BAB II
KAJIAN TEORI

A.    Tujuan dan Karakter Pendidikan Jasmani Adaptif
1.      Tujuan Pendidikan Jasmani Adaptif Anak Luar Biasa
Pendidikan jasmani khusus diperuntukan bagi mereka yang mempunyai kelainan fisik maupun psikis, tujuan pendidikan jasmani adaptif tidak lain yaitu untuk membantu mereka yang mempunyai kelainan fisik maupun psikis mencapai pertumbuhan dan perkembangan jasmani, mental emosional dan sosial yang sepadan dengan potensi mereka melalui program aktivitas pendidikan jasmani biasa dan khusus yang telah dirancang dengan hati-hati. Secara garis besar tujuan pendidikan jasmani adaptif adalah mewujukan tujuan pendidkan bagi anak berkebutuhan khusus secara baik. Menurut Prof. Arma Abdoellah, M.Sc dalam SKRIPSI Satrio Nugroho Wibawanto, (2013:11), memerinci tujuan pendidikan Jasmani adaptif bagi ALB sebagai berikut:
a.       Untuk menolong siswa mengkoreksi kondisi yang dapat diperbaiki.
b.      Untuk membantu siswa melindungi diri sendiri dari kondisi apapun yang memperburuk keadaannya melalui Penjas tertentu.
c.       Untuk memberikan kesempatan pada siswa mempelajari dan berpartisipasi dalam sejumlah macam olah raga dan aktivitas jasmani, waktu luang yang bersifat rekreasi.
d.      Untuk menolong siswa memahami keterbatasan kemampuan jasmani dan mentalnya.
e.       Untuk membantu siswa melakukan penyesuaian social dan mengembangkan perasaan memiliki harga diri.
f.       Untuk membantu siswa dalam mengembangkan pengetahuan dan appresiasi terhadap mekanika tubuh yang baik.
g.      Untuk menolong siswa memahami dan menghargai macam olah raga yang dapat diminatinya sebagai penonton.
2.      Karakter Pendidikan Jasmani Adaptif
Sifat program pengajaran pendidikan jasmani adaptif memiliki ciri khusus yang menyebabkan nama pendidikan jasmani ditambah dengan kata adaptif. Adapun ciri tersebut adalah:
a.       Program Pengajaran Penjas adaptif disesuaikan dengan jenis dan karakteristik kelainan siswa. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada siswa yang berkelainan berpartisipasi dengan aman, sukses, dan memperoleh kepuasan. Misalnya bagi siswa yang memakai kursi roda satu tim dengan yang normal dalam bermain basket, ia akan dapat berpartisipasi dengan sukses dalam kegiata tersebut bila aturan yang dikenakan kepada siswa yang berkursi roda dimodifikasi. Demikian dengan olahraga lainnya. Oleh karena itu pendidikan jasmani adaptif akan dapat membantu dan menolong siswa memahami keterbatasan kemampuan jasmani dan mentalnya.
b.       Program Pengajaran Penjas adaptif harus dapat membantu dan mengkoreksi kelainan yang disandang oleh siswa. Kelainan pada Anak Luar Biasa bisa terjadi pada kelainan fungsi postur, sikap tubuh dan pada mekanika tubuh. Untuk itu, program pengajaran pendidikan jasmani adaptif harus dapat membantu siswa melindungi diri sendiri dari kondisi yang memperburuk keadaannya.
c.        Program Pengajaran Penjas adaptif harus dapat mengembangkan dan meningkatkan kemampuan jasmani individu ABK. Untuk itu pendidikan jasmani adaptif mengacu pada suatu program kesegaran jasmani yang progresif, selalu berkembang dan atau latihan otot-otot besar. Dengan demikian tingkat perkembangan ABK akan dapat mendekati tingkat kemampuan teman sebayanya. Apabila program pendidikan jasmani adaptif dapat mewujudkan hal tersebut diatas, maka pendidikan jasmani adaptif dapat membantu siswa melakukan penyesuaian sosial dan mengembangkan perasaan siswa memiliki harga diri. Perasaan ini akan dapat membawa siswa berperilaku dan bersikap sebagai subyek bukan sebagai obyek dilingkungannya

B.     Landasan Teori Pendidikan Jasmani Adaptif
Dalam peraturan pemerintahan di indonesia terutama dalam dunia pendidikan banyak sekali dasar-dasar hukum yang menerangkan fungsi dan sasaran pendidikan yang akan dicapai, stiap warga negara wajib memperoleh pendidikan dan pemerintah wajib membiayainya. Begitu juga para penderita kelainan fisik maupun psikis, mereka juga berhak mendapatkan pendidikan yang layak yang akan membantu pertumbuhan serta perkembangannya. Dalam UUD 45 pasal 31 yang berisi :
1.         Setiap warga negara berhakmendapatkan pendidikan.
2.         Setiap waga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.
3.         Pemerintah  mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional.
Ini semua mencerminkan betapa negara memperioritaskan pendidikan bagi setiap warga negaranya.
Dalam UU sistem pendidikan nasional (SPN) no. 20 tahun 2003 babIV pasal 5 ayat 2 menyatakan bahwa warga negara yang memiliki kelianan fisik,emosional, intelektual, dan atau sosial berhaj mendapatkan pendidikan khusus dengan memdapatkan pendidikan khusus mereka dapat tumbuh dan berkembang dan dapat menguasai keterampilan-keterampilan gerak dasar mptorik serta dapat mengopetasikan dan mengendalikan diri mereka.
C.     Perkembangan Penjas Adaptif




DAFTAR RUJUKAN
Satrio Nugroho Wibawanto.2013. SKRIPSI: Proses Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif Anak Tunarungu Di Slb Negeri Se Kabupaten Bantul. Diajukan Kepada Fakultas Ilmu Keolahragaan: Universitas Negeri Yogyakarta.

https://adimasbayu.wordpress.com/2014/04/20/13/

Komentar